User profile picture
Sign In to start your session (3.235.179.79, Unknown OS Platform)
P E N G U M U M A N

Menindaklanjuti Edaran Menteri Investasi/BKPM Nomor 14 Tahun 2021 tanggal 31 Mei 2021 perihal Peralihan Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Menjadi Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Melalui Sistem OSS, dan berdasarkan surat edaran terdahulu No. 262/A.3/B.7/2021 tanggal 03 Mei 2021, semula terhitung tanggal 2 Juni Tahun 2021 proses perizinan berusaha berbasis resiko dilakukan melalui sistem OSS-RBA. Namun demikian sampai saat ini sistem OSS-RBA perlu dilakukan uji coba terlebih dahulu. Atas hal tersebut kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Penyelenggaraan perizinan berbasis resiko melalui OSS akan diimplementasikan mulai tanggal 2 Juli 2021.

2. Pelaku usaha diminta untuk dapat mempercepat proses Pemenuhan Komitmen (Permohonan Pemenuhan Komitmen melalui Aplikasi Saporancak paling lambat tanggal 15 Juni 2021, status persyaratan lengkap) atas izin usaha yang belum efektif dan diajukan ke sistem OSS paling lambat tanggal 25 Juni 2020, sehingga izin usaha dapat diterbitkan oleh sistem OSS sebelum tanggal 30 Juni 2021.

3. Bagi pemenuhan komitmen dan permohonan perizinan berusaha baru oleh Pelaku Usaha yang disampaikan ke sistem OSS setelah tanggal 25 Juni 2021, dan perizinan berusaha (izin usaha yang berlaku efektif) belum dapat diterbitkan oleh sistem OSS sampai tanggal 30 Juni 2021, maka perizinan berusaha tersebut selanjutnya akan diproses berdasarkan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko sesuai ketentuan PP No. 5/2021 dan PerBKPM No. 4/2021.

4. Sebagai informasi, mulai tanggal 2 Juni 2021, 2 (dua) subsistem dalam sistem OSS Berbasis Resiko, yaitu subsistem pelayanan informasi sudah dapat diakses oleh publik melalui http://www.ujicoba.uuck.oss.go.id dan subsistem perizinan berusaha berbasis resiko sudah dapat dilakukan uji coba oleh pelaku usaha melalui http://www.ujicoba.uuck.oss.go.id, sekaligus untuk mendapatkan masukan bagi perbaikan dan penyempurnaan subsistem perizinan berusaha berbasis resiko tersebut.

Demikian disampaikan, terimakasih.